Pendekatan mengajar kreativitas itu menekankan kegiatan peserta didik (pelajar yang aktif) sebagai pelaku kegiatan belajar (subjek), sedangkan guru hanya berperan sebagai pembimbing, pemberi arah dan bantuan seperlunya”. Kegiatan belajar kreatif tentunya berlangsung dengan beragam metode agar dapat menumbuhkan kreativitas baru dalam pemikiran, perasaan, dan sikap peserta didik sehingga terus bergairah mengikuti kegiatan belajar. Rusman (2014: 324), menuliskan bahwa “Pembelajaran kreatif merupakan proses pembelajaran yang mengharuskan guru untuk dapat memotivasi dan memunculkan kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, dengan menggunakan beberapa metode dan strategi yang bervariasi, misnyanya kerja kelompok, bermain peran, dan pemecahan masalah”. Pembelajaran kreatif menuntut guru untuk merangsang kreativitas siswa, baik dalam mengembangkan kecakapan berpikir maupun dalam melakukan suatu tindakan. Berpikir kreatif selalu dimulai dengan berpikir kritis.

Post a Comment